If u know the why, the how will follow

Pekerjaan kita mengambil 30 sampai 50% waktu kita dalam sehari, untuk itu sudah saatnya kita melakukan yang terbaik dalam berkarir. The enemy of a great life is a good life.

Apa aspek yang paling penting dalam bekerja?

Ada 3 pertimbangan yang saya sebut carreer triangle: duit, kerja, dan lifestyle. Duitnya bagus, tapi kerjanya nggak kenal waktu, berarti lifestyle-nya nggak ada. Juga sebaliknya, kerjaannya bagus, tapi duitnya nggak bagus, bagaimana bisa menunjang lifestyle? Maka itu, hal ini harus berkesinambungan.

Hal apa saja yang harus dipertimbangkan orang yang mencari kerja?

Pertama, semua harus bermula dari yang kita suka. Dari sinilah, passion dan semangat kerja timbul. Kedua, pekerjaan itu semacam mencari pacar. Banyak orang berpikir setidaknya mereka dapat pekerjaan dulu. Inilah kesalahan orang-orang yang pertama kali mencari kerja, “yang penting gue dapet dulu.” Nah, ketika mereka memikirkan hal ini, pada saat yang bersamaan, mereka sebenarnya sudah membuat kompromi pada diri mereka bahwa itu adalah values mereka.

Mana yang lebih baik, pegawai kontrak atau pegawai permanen?

Orang yang bekerja dengan status pegawai kontrak justru harus bersyukur. Mereka bisa mempersiapkan segala sesuatu lebih matang ketika kontrak mereka tidak diperpanjang. Waktu yang mereka punya untuk berfikir dan prepare lebih panjang dibandingkan dengan orang yang bekerja dengan status karyawan permanen. Kita gak akan tahu perhitungan kita di perusahaan. Maka itu, do your best!

Apakah kenyamanan dalam bekerja perlu dipertimbangkan?

I’m sorry to say this, tapi tidak ada yang namanya kenyamanan dalam bekerja. Forget it! Kalau sudah nyaman, kita akan terlena di posisi dan tempat itu. Please, dont be like that. Kita tidak akan berkembang. Jangan pernah bilang, “gue udah nyaman, gue nggak mau ke tempat lain, gue udah enak sama posisi dan kerjaan gue…” No! Itu salah besar! So, nggak ada yang namanya job security.

Apakah yang harus dipikirkan untuk pindah kerja?

Balik lagi ke carreer triangle. Ketiganya harus lebih balance. Perlu diingat, great money always follow great job. Kalau cari sesuatu yang meaningfull, jangan bergerak berdasarkan uang, jabatan, atau titel. It means nothing. Kita harus melihat diri sendiri dan berkompetisi dengannya. Ini bukan masalah kompetisi, tapi ini masalah bagaimana kita melakukan yang terbaik dari diri kita. Do your best that u can do. As simple as that.

Apakah office politics bisa dijadikan alasan pindah kerja?

Menurut saya, jadikan alasan pindah kerja itu sebagai hal yang positif. Jika pindah dengan alasan negatif macam tadi, artinya you haven’t give your best. It’s not about the company, it’s about you.

Bagaimana Anda menjalani kedua pekerjaan Anda?

Dibawa happy dan think positif. Kalau ‘bahan bakar’-nya sudah postif, semuanya akan happy saja. Satu hal yang paling penting, cintai profesi Anda, bukan pekerjaan Anda.

source: one of yahoogroups

~ oleh oretankoe pada Februari 13, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: