10 Hal Terlarang di Kantor

Kantor, sebagai pemilik sepertiga (atau lebih) dari waktu kita, memang membutuhkan perhatian ekstra. Dan, tak seperti tempat-tempat lain yang bisa kita perlakukan tanpa terlalu banyak aturan, kantor sering kali memuat aturan tak tertulis yang bikin jengkel.

Walau begitu, kalau Anda sudah berkomitmen jadi anggota kantor, tetap saja aturan tak tertulis itu mesti dituruti. Apa saja sih kira-kira hal-hal yang tak boleh dilakukan di kantor?

1. Berbagi segala krisis dengan bos. Bila seorang karyawan selalu saja lari ke bosnya pada saat mengalami masalah, si bos pasti akan berpikir bahwa bawahannya itu tidak kompeten. Lebih baik, bila Anda punya masalah sulit, tenangkan diri Anda. Tarik napas, duduk tenang, dan pikirkan jalan keluarnya. Anda boleh menghadap bos kalau sudah punya alternatif solusi.

2. Memiliki ponsel yang deringnya amat mengganggu. Ringtone dari penyanyi terkenal yang lagunya sedang naik daun tu memang terdengar keren, tapi kalau terlalu sering, lama lama bosan juga yang mendengar. Apalagi kalau berbunyi saat rapat. Coba, lengkapi ponsel dengan vibrator. Atau, matikan saja nada deringnya.

3. Menawarkan bantuan saat Anda sudah mau pulang. Apa namanya itu kalau bukan ngeledek? Masa menawarkan bikin ini dan itu sementara Anda sudah siap pulang? Kalau mau melakukan sesuatu, sepantasnya Anda menawarkan diri bila memang ingin tinggal lebih lama di kantor.

4. Mengirim e-mail berlembar-lembar. Aduh, e-mail itu mestinya singkat. Jadi, persingkat cerita Anda, baru mengirim e-mail.

5. Menghilang dari kantor. Kerja apa main? Masa ngilang dari kantor lebih dari satu jam, sih? Kalau memang mau pergi, nyalakan ponsel, supaya Anda bisa dihubungi dengan gampang. Terutama, bila ada hal-hal serius.

6. Berlenggang- kangkung saat rapat. Etikanya sih, bawalah alat tulis dan secarik kertas. Soalnya, jadi peserta rapat yang pasif itu kesannya negatif. Kecuali, Anda bosnya.

7. Menjilat bos. Ada orang-orang yang cuma mau bertukar-sapa dengan bosnya, tertawa kalau bosnya yang bikin lelucon, atau apa pun untuk menyenangkan bos. Jangan begitu, ah. Kalau memang mau membuat bos terkesan, perbaiki saja kualitas kerja Anda.

8. Menunjukkan pada orang lain bahwa Anda pekerja keras luar biasa. Tak usah membiasakan diri mengatakan pada orang lain bahwa Anda datang paling pagi, pulang paling malam, dan hal-hal semacam itu. Biasanya, bos juga tahu hal itu.

9. Ngobrol di telepon. Kalau sudah ngobrol, lupa berdiri! Itu mungkin kata yang tepat untuk penggosip yang senang bertelepon-ria. Jangan biasakan hal ini, karena akan menggganggu pekerjaan.

10. Jadi biang gosip Ke kanan kiri menyebar gosip, atau bahkan fitnah? Wah, Anda bakalan tak dipercaya menyimpan rahasia, dan bikin musuh di mana-mana. Jangan sampai!

source: http://www.connectique.com

~ oleh oretankoe pada Februari 15, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: