how i do forgive if i still remember

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya.
Orang yang kena tampar merasa sakit hati tapi dengan tanpa berkata-kata dia menulis di atas pasir;

HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.

Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, di mana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya.
Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu;

HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya bertanya, “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu
menulis di batu?”

Temannya sambil tersenyum menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.”

Bagaimana kita bisa memaafkan sesuatu jika kita tidak pernah melupakannya dari pikiran kita.
Pada saat kita ingin berusaha melupakan sesuatu.. semua seperti terlintas bagai rekaman sebuah film di pikiran kita
Menurut saya sebelum kita belajar memaafkan sesuatu.. sebaiknya kita belajar untuk melupakannya terlebih dahulu

Apabila pasangan/kekasih/sahabat/atau siapapun melakukan sesuatu yang menyakiti kita, belajarlah untuk melupakannya terlebih dahulu
Setelah itu baru kita belajar untuk memaafkannya….

peace..

dedicate to my very best friend who betray my trust … i’m already forget it.. perhaps GOD could forgive you
Inspirasi from song ‘the past’

sebagian diambil dari milis yahoogroups

~ oleh oretankoe pada Februari 19, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: