Awas, Tertipu Tas Palsu

Tas sudah menjadi kebutuhan utama setiap perempuan. Tak hanya sebagai pelengkap penampilan, tas juga bisa mencerminkan status sosial penggunanya. Tas mewah buatan para desainer sudah pasti menunjukan bahwa penggunanya berasal dari kalangan sosialita.

Desainnya yang unik membuat tas buatan para desainer tersebut banyak ditiru di pasaran, hingga kita sulit membedakan antara tas yang asli dan paslu. Memang, tak ada salahnya menggunakan tas palsu bila Anda sudah mengetahui dan membelinya dengan harga yang sesuai. Namun jika Anda sudah mengeluarkan banyak uang demi memuaskan hasrat memiliki sebuah tas asli dengan kualitas yang baik, sudah pasti Anda akan merasa kecewa dan tertipu bila tas yang dibeli ternyata palsu.

Bagi orang awam, mungkin membedakan antara tas asli dan palsu memang bukan suatu perkara yang mudah. Nah, agar Anda tidak terjebak dengan tas palsu yang banyak beredar di pasaran, coba simak tip di bawah ini :

Harga tas

Tas asli buatan desainer memang memiliki bentuk yang sempurna dan terlihat mewah, tidak mengherankan jika dijual dengan harga yang relatif sangat mahal. Mungkin selama ini Anda menantikan diskon besar-besaran agar bisa membeli tas tersebut, tapi Anda jangan pernah percaya jika ada yang menawarkan barang bermerek asli dengan harga 30 persen di bawah harga asli. Tas seperti Louis Vuitton (LV) tidak pernah didiskon di outlet resminya, kecuali untuk karyawan pada waktu-waktu tertentu. Begitu pula dengan merek Chanel yang jarang sekali didiskon khususnya di Asia, kalau pun diskon biasanya barang yang sudah out of season

Material tas yang digunakan

Meskipun tas palsu ada juga yang dibuat dengan materi yang sangat bagus, namun jika Anda jeli maka akan terlihat perbedaannya. Seperti perbedaan pada warna kulit ataupun kelenturan tas. Biasanya tas palsu agak sedikit kaku dengan kepekatan warna yang kurang. Perhatikan pula retsleting (zipper) tas. Tas asli bahannya justru agak kasar dan biasanya pengaitnya diembos dengan logo merek. Model retsleting akan berubah sesuai dengan pergantian musim. Selain itu retsleting tas bermerek punya ukuran standar berat dan dimensi tertentu.

Penulisan logo atau merek

Salah dalam penulisan merek adalah salah satu bukti bahwa tas tersebut bukan buatan asli desainer ternama. Kenali logo dan bentuk huruf merek pada tas tersebut karena yang palsu sering berbeda bentuk huruf dan bahkan ada yang tulisannya terbalik.

Serial Number

Jangan lupa, tas asli memiliki nomor seri yang biasanya tersembunyi di bagian dalam tas. Dalam setiap deretan angka yang tertera tersebut memiliki arti. Misalnya, LV SP0037 artinya dibuat bulan Maret tahun 2007.

Di kemas dalam tas pembungkus

Tas mewah buatan para desainer biasanya dikemas dalam sebuah tas pembungkus (Dustbag) yang terbuat dari bahan yang halus seperti flannel, dengan ukuran lebih lebar dari ukuran tasnya. Tak hanya itu, dalam Dustbag juga dilengkapi dengan lap pembersih.

Sementara pada kantong pembungkus tas palsu biasanya dibuat dengan ukuran yang cenderung pas-pasan.

Protective Metal Base

Agar kulit dasar tas tidak mudah tergores, biasanya tas-tas bermerek dilapisi dengan protective metal base di dasar tas. Beberapa merek memiliki protective metal base dengan standar tertentu dan di-emboss logo merek.

source: http://www.conectique.com/tips_solution/fashion/smart_tips/article.php?article_id=7506

~ oleh oretankoe pada Juni 7, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: